Berita dan analisis terbaru seputar dunia politik, baik nasional maupun internasional. Temukan informasi mendalam tentang kebijakan pemerintah, dinamika partai politik, pemilu, serta isu-isu politik terkini yang memengaruhi kehidupan masyarakat.
Palu, 29-Januari 2026 — Kota Palu menjadi saksi lahirnya semangat baru Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kabupaten Banggai. Usai resmi dilantik sebagai Ketua DPC Partai Hanura Kabupaten Banggai, Hepy Manopo tidak memilih untuk beristirahat. Dengan tekad kuat, ia langsung menyatakan kesiapan menggerakkan konsolidasi partai secara menyeluruh.
Pelantikan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan titik awal kebangkitan Hanura Banggai. Hepy Manopo menegaskan bahwa langkah pertama kepemimpinannya adalah menyatukan barisan, memperkuat struktur, dan menyalakan kembali api perjuangan kader hingga ke akar rumput.
“Hanura Banggai harus menjadi rumah besar perjuangan rakyat. Partai yang modern, terbuka, dan memberi ruang bagi siapa saja yang ingin berjuang demi kemakmuran rakyat Banggai,” tegas Hepy Manopo dengan penuh semangat.
Dalam arahannya, Hepy menekankan bahwa politik Hanura Banggai akan berpijak pada kearifan lokal. Nilai-nilai budaya, adat, dan jati diri masyarakat Banggai akan menjadi napas dalam setiap proses pengorganisasian dan kaderisasi partai.
Menurutnya, hanya dengan politik yang membumi dan berakar pada kearifan lokal, Partai Hanura dapat melahirkan kader-kader pejuang yang tulus, berintegritas, dan benar-benar memahami denyut nadi rakyat.
Dengan kepemimpinan baru ini, Hanura Banggai menatap masa depan dengan keyakinan. Konsolidasi digerakkan, barisan dirapatkan, dan semangat perjuangan dinyalakan kembali—demi satu tujuan besar: Mewujudkan kemakmuran rakyat Banggai.

Ancaman tersebut dikirim via email dan radio berteknologi VPN, dan dilacak berasal dari India. Ridwan menduga kemungkinan besar ini berkaitan dengan konflik geopolitik India–Pakistan yang melibatkan negara ketiga seperti Indonesia dan Arab Saudi. Namun, ia tidak menutup kemungkinan skenario false flag untuk menciptakan friksi internasional.
Salah satu kritik Rocky terhadap pembentukan UU TNI adalah tidak adanya meaningful participation atau partisipasi publik yang bermakna sebelum undang-undang disahkan. Ia menekankan bahwa regulasi yang lahir tanpa diskusi mendalam berpotensi melemahkan legitimasi hukum itu sendiri.
Menurut Feri, DPR seharusnya memanggil para pengusul untuk mendengar langsung argumentasi mereka secara terbuka di hadapan publik. Langkah ini penting agar masyarakat mengetahui alasan di balik permintaan pemberhentian wapres.