MENKEU PURBAYA: EKONOMI RI TANGGUH, INFLASI TERKENDALI DAN IDEAL

by : @Aksara-Nusantara

Jakarta – Mentri Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTA di Jakarta, Senin (22/9) menegaskan bahwa kondisi perekonomian Indonesia menunjukkan ketahanan (resiliensi). Hal ini disampaikannya di tengah ketidakpastian global.

Menurut Purbaya, gerak kinerja ekonomi dunia masih solid hingga 2025, meskipun Amerika Serikat tengah menerapkan tarif resiprokal tinggi kepada mitra dagangnya. Dilansir dari media Dirjen Strategi ekonomi dan Fiskal, Purbaya memberitakan kinerja ekonomi berbagai negara stabil ditahun 2025. Merskipun terdapat sedikit tekanan respirokal Amerika Serikat, Indonesia masih dalam posisi positif bagi negara lain.

“Kinerja ekonomi berbagai negara masih resilien hingga tahun 2025, meskipun AS pada periode yang bersamaan menerapkan tarif resiprokal tinggi. Indonesia menjadi bagian dari kelompok negara yang resilien,” tegas Purbaya.

Purbaya juga menyoroti kondisi inflasi dalam negeri yang berlangsung dalam jalur aman. Dirinya menjelaskan bahwa inflasi ideal tidak harus nol, dan tidak juga melonjak di atas 10%. Dalam konsensus ekonomi global, level inflasi domestik menempatkan level sehat. Berada pada kisaran 1–3%.

“Inflasi yang bagus itu bukan nol, bukan juga di atas 10 persen. Tapi sekarang konsensus ekonomi global antara 1 sampai 3 persen dan kita sekarang di 2,3 persen, level yang pas,” ujar Menteri Keuangan.

Dengan capaian ini, pemerintah Republik Indonesia optimistis tatakelola ekonomi nasional terkendali di tengah dinamika perdagangan dunia, sekaligus menjaga daya beli masyarakat.

Sumber: Media Dirjen Strategi ekonomi dan Fiskal

(D/R)

Kabar Terkait